Kabut malam turun di Stasiun Gondangdia ketika Detektif Rio menjejakkan kaki di peron. Bukan kabut cuaca—tapi kabut drama media sosial yang akhir-akhir ini lebih tebal daripada asap kereta diesel era 90-an.
Dan sekarang, seperti biasanya, kalau sudah viral, Rio dipanggil.
BAB 1 — Tumbler yang Menghilang di Gerbong Wanita
Rio mulai investigasi dengan memeriksa kronologi:
-
Pemilik tumbler: Anita Dewi, penumpang pulang kerja.
-
Lokasi kejadian: KRL Tanah Abang – Rangkasbitung, pukul 19.00 WIB.
-
Tempat lupa barang: Gerbong wanita.
-
Isi cooler bag saat dipotret petugas: lengkap.
-
Isi cooler bag saat diambil Anita esoknya: lebih ringan 300 gram—alias tumblernya hilang.
BAB 2 — Petugas Bernama Argi
Rio menyelidiki petugas stasiun bernama Argi, yang menjadi sorotan publik.
Argi orangnya gugup, jujur, dan tampak seperti seseorang yang lebih mungkin kehilangan sendiri ketimbang mengambil milik orang.
“Aku cuma mau bantu, Pak Detektif. Masa isi cooler bag dicek dua kali? Saya kira lengkap,” ujarnya.
Kesimpulan Rio: Argi bukan tersangka—dia hanya korban situasi dan algoritma media sosial.
BAB 3 — Jejak Tumbler yang Memudar
Dia juga memeriksa ruangan Walka (pengawal kereta). Di sana, petugas lain mengatakan:
“Pak, barangnya cuma kami serahkan. Tapi kami tak cek ulang isinya.”
BAB 4 — Mediasi Penuh Drama
Di kantor KAI Wisata Stasiun Gondangdia, Rio hadir sebagai pengamat saat Anita, suaminya Alvin, dan Argi bertemu.
Ruangan itu tegang seperti film kriminal, tapi dengan latar parfum kopi Tuku yang dibawa media.
Alvin berdiri dan berkata dengan penuh penyesalan:
“Saya Alvin, dan ini istri saya Anita. Kami kurang bijaksana…”
Akhirnya, kesalahpahaman dibuka, SOP dibahas, dan semua orang sepakat berdamai secara kekeluargaan.
BAB 5 — Penutup Kasus
Setelah mediasi, Rio keluar dari ruangan.
Ia berdiri di peron, menatap rel gelap yang memanjang seperti timeline media sosial setelah isu viral mereda.
Yang jelas:
-
Argi tidak dipecat
-
Anita dan Alvin minta maaf
-
KAI klarifikasi SOP
-
Dan tumbler biru itu?
Rio menatap ke arah gerbong yang melintas.
Detektif Rio memasukkan buku catatannya ke saku jaket.
.jpg)
No comments:
Post a Comment