Monday, January 26, 2026

Bus Wisata Hilang Tahun 1993: Misteri yang Terungkap 30 Tahun Kemudian


Pada pagi hari 15 Maret 1993, cuaca cerah menyelimuti Jalan Raya Federal 200 di Meksiko. Jalan ini menghubungkan Acapulco dengan beberapa pelabuhan kecil yang terletak di antara pegunungan dan tebing pantai Samudra Pasifik.

Tepat pukul 06.00 pagi, Bus Wisata Gold Star nomor 347 berangkat dari Port Guerrerense. Bus tersebut membawa 23 wisatawan asal Amerika Serikat dan Kanada yang baru saja menghabiskan liburan musim semi mereka di Meksiko.

Perjalanan yang Awalnya Normal

Bus dikemudikan oleh Ramón Escobar Mendoza, sopir berpengalaman berusia 52 tahun yang telah mengemudi selama lebih dari 30 tahun. Ia ditemani asistennya, Javier Lopez, 25 tahun, yang membantu memeriksa tiket dan memasukkan koper para penumpang.

Penumpang bus berasal dari berbagai latar belakang:

  • Pasangan lanjut usia yang ingin menikmati ketenangan pantai

  • Pasangan muda yang merayakan hari jadi

  • Sekelompok mahasiswa dari Arizona

  • Seorang guru sastra bernama Sara Mitchell dari Toronto, yang gemar menulis catatan perjalanan di buku hariannya

Perjalanan berlangsung lancar. Ramón sangat mengenal rute ini—setiap tikungan, tanjakan, dan titik berbahaya sudah dihafalnya.

Pemberhentian Terakhir yang Tercatat

Sekitar pukul 09.15 pagi, bus berhenti di sebuah SPBU dekat Cihuatanejo. Para penumpang turun sejenak untuk beristirahat, membeli minuman, dan menggunakan toilet. Setelah itu, Javier menghitung ulang jumlah penumpang. Semua lengkap, 23 orang.

Ramón memeriksa kondisi bus dengan teliti—oli, air, dan ban—semuanya dalam kondisi baik. Pada pukul 09.50, bus kembali melanjutkan perjalanan.

Sekitar pukul 10.30, bus terlihat melintasi kota kecil Placita de Morelos. Dua anak penjual kelapa menjadi saksi terakhir yang melihat bus itu melintas.

Setelah itu…
Bus Gold Star nomor 347 menghilang.

Kepanikan dan Pencarian Besar-besaran

Bus tersebut dijadwalkan tiba sekitar pukul 15.00, namun hingga sore hari tidak ada kabar. Pada pukul 16.00, pihak perusahaan Gold Star mulai khawatir karena bus tidak bisa dihubungi melalui radio.

Pengawas operasi segera melapor ke polisi jalan raya federal. Tak lama kemudian, keluarga para wisatawan mulai menelepon kedutaan dan konsulat, panik karena kehilangan kontak dengan orang-orang tercinta.

Pencarian besar-besaran pun dimulai:

  • Polisi menyusuri seluruh Jalan Raya 200

  • Helikopter militer menyisir dari udara

  • Angkatan laut memeriksa perairan laut di sepanjang tebing

Namun hasilnya nihil.
Tidak ada bangkai bus, tidak ada bekas kecelakaan, tidak ada tanda bus jatuh ke laut.

Misteri yang Mengguncang Dunia

Kasus ini dengan cepat menjadi berita internasional. Media Amerika dan Kanada meliputnya secara luas. Keluarga korban berdatangan ke Acapulco, menuntut jawaban.

Penyelidikan dilakukan secara mendalam:

  • Pegawai SPBU mengonfirmasi bus berangkat dalam kondisi sempurna

  • Saksi di Placita de Morelos memastikan bus lewat sekitar pukul 10.30

  • Sopir dikenal sangat disiplin dan tidak pernah terlambat tanpa alasan

Namun semua petunjuk seakan berhenti di sana.

Tiga Puluh Tahun Kemudian…

Selama puluhan tahun, kasus ini dianggap misteri tak terpecahkan. Tidak ada bus, tidak ada jasad, tidak ada bukti.

Hingga 30 tahun kemudian, sebuah penemuan mengejutkan terjadi:
koper-koper tua ditemukan terkubur berjejer rapi di sebuah lokasi terpencil.

Koper-koper itu mengandung petunjuk yang akhirnya membuka kembali salah satu misteri paling gelap dalam sejarah wisata modern.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Bus Gold Star 347?
Dan mengapa koper-koper itu dikubur dengan rapi?

Jawabannya akan mengubah segalanya…


(Bersambung) ..


No comments: